News - Banyak mitos mengatakan, bahwa merawat mobil bertransmisi otomatis atau matic itu sulit. Namun faktanya, cara merawat mobil matic tidak sesulit yang dibayangkan, bahkan bisa dibilang mudah.

Seperti dilansir dari The AA, kini masyarakat mulai menggemari mobil matic karena memang dirasa lebih mudah dikendarai daripada manual. Meski memang harga rata-rata cenderung lebih mahal.

Perawatannya juga sangat peniting dilakukan, karena selain akan memberikan kenyamanan dalam berkendara, juga akan memberikan keamanan.

Merawat mobil matic dengan baik, akan mendukung performa mobil selalu terjaga. Perawatan terhadap mobil matic, khususnya pada bagian mesin, memang bisa dilakukan di bengkel-bengkel resmi.

Namun, dengan memahami secara pribadi tips merawat mobil matic tentu juga banyak manfaatnya.

Dengan mengetahui cara merawat mobil matic, akan sangat membantu Anda dalam memahami hal yang perlu dilakukan agar mobil matic Anda tetap awet.

Berikut ini Tirto telah merangkum tips merawat mobil matic kepada Anda.

Servis Rutin

Menurut ACA, Servis secara rutin merupakan hal wajib bagi kendaraan. Dengan melakukan servis secara rutin, Anda jadi tahu kondisi ter-update kendaraan Anda.

Selain itu, jika ada permasalahan yang terjadi pada mobil juga lebih cepat diketahui dan dapat segera ditangani.

Lantas kapan sebaiknya melakukan servis? Anda dapat mengikuti petunjuk yang tertera pada buku panduan kendaraan. Biasanya jadwal servis rutin tertera dalam buku tersebut.

Panaskan Mesin sebelum Berkendara

Mengutip Mister Transmission, langkah yang tepat adalah menyiapkan kendaraan dengan membiarkannya panas terlebih dahulu sebelum dikenadarai. Meski terlihat sepele, tapi penting untuk dilakukan.

Hal itu karena mobil matic yang jarang dipanaskan dapat mengalami gangguan pada mesinnya. Memanaskan mesin kendaraan bertujuan untuk menyesuaikan suhu udara pada mesin dan meratakan sirkulasi oli ke seluruh komponen mesin.

Cara memanaskan mobil matic yang benar adalah dengan menyalakan mobil tanpa menghidupkan AC selama 2 hingga 3 menit.

Pastikan transmisi mobil dalam posisi netral dan tidak perlu menginjak gas terlalu dalam. Setelah 2 atau 3 menit berlalu, Anda dapat mulai menyalakan AC.

Tepat Menggunakan Persneling

Salah satu tips penggunaan persneling yang benar agar kinerja mobil Anda awet salah satunya ketika mobil Anda berhenti karena macet atau berada di lampu merah dengan kondisi mesin masih menyala, pindahkan persneling dalam posisi N atau Netral dan angkat rem tangan.

Ketika Anda parkir, jangan pindahkan presneling pada posisi D (Drive) kemudian langsung mematikan mesin mobil. Namun, pindahkan tuas transmisi pada posisi P atau Parking.

Perhatikan Kinerja Kendaraan

Cobalah untuk lebih peka dengan kendaraan Anda. Apakah ada yang aneh dengan suara mesinnya? Atau ada bunyi yang tidak wajar ketika mobil melaju dalam kecepatan tinggi? Apapun itu, segera bawa mobil Anda ke bengkel untuk diperiksa lebih lanjut.

Perawatan mobil matic yang satu ini sebaiknya tidak ditunda-tunda, karena dapat membuat kerusakan mesin kendaraan Anda semakin parah.

Lakukan Uji Jalan

Bagi mobil matic, uji jalan penting dilakukan secara rutin setiap dua sampai tiga bulan sekali. Caranya mudah. Anda cukup mengendarai mobil Anda kemudian memindahkan persneling dan perhatikan prosesnya.

Jika ada suara aneh yang muncul dan mobil mengalami goncangan ketika Anda memindahkan persneling, hal ini menandakan transmisi kendaraan Anda bermasalah. Bawa kendaraan Anda ke bengkel resmi untuk penanganan lebih lanjut.

Ganti Oli Mesin dan Oli Transmisi

Philkotse menjelaskan, mengganti oli mesin sangat mudah dilakukan, bahkan secara mandiri sekalipun. Oli mesin memiliki banyak peran, antara lain meredam gesekan antar komponen mesin kendaraan, mendinginkan mesin, menyaring kotoran, dan mencegah karat. Ketika melakukan service kendaraan rutin, jangan lupa untuk mengganti oli mesin.

Sementara oli transmisi, menurut Rymax Lubricants, umumnya pergantian oli dilakukan ketika mobil telah menempuh jarak sekitar 25.000-50.000 kilometer.

Terlebih ketika Anda usai melewati banjir, pergantian oli transmisi sebaiknya segera dilakukan untuk mencegah kerusakan gearbox mesin.

Cek Kinerja Transmisi

Menurut Mister Transmission, cara cek kinerja transmisi cukup mudah dan dapat Anda kerjakan sendiri di rumah.

Pertama, pindahkan persneling atau tuas transmisi pada posisi D atau R. Kemudian, lepaskan rem mobil. Jika mobil langsung bergerak, maka Anda boleh merasa lega karena tidak ada masalah dengan kinerja transmisi kendaraan Anda.