News - Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, akan mempertimbangkan keinginan Ahmad Sahroni untuk maju sebagai calon gubernur pada Pilkada Jakarta 2024. Surya Paloh pun optimistis Sahroni memiliki kapabilitas tetapi belum yakin soal elektabilitas.

"Sahroni bisa saja punya kapabilitas, yakin kita itu, anak muda satu itu tapi elektabilitasnya untuk satu korp medan lapangan Jakarta itu harus kita lihat hati-hati," kata Surya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/5/2024).

Surya Paloh menuturkan, jika Sahroni ingin maju harus memiliki kesiapan lahir dan batin. Tidak hanya itu, Surya Paloh juga menilai Bendahara Umum Partai Nasdem itu harus mengetahui kondisi Jakarta dan tidak sekadar gimik.

"Coba kalian cek dulu, Sahroni siap apa enggak? Siap itu lahir batin dan lapangan juga. Ikut-ikutan enggak menentu, terjungkir," kata Surya Paloh.

Sebelumnya, Surya Paloh mengakui Ahmad Sahroni, bakal menjadi kandidat calon gubernur untuk Pilkada Jakarta 2024. Surya Paloh tetap akan mengusung Sahroni walaupun partainya juga menyimpan nama Anies Baswedan sebagai salah satu calon gubernur pasca Pemilu 2024.

"Kan lihat dulu, kalau malam ini ada Sahroni," kata Surya Paloh di Kantor DPP Partai Nasdem, Rabu (20/3/2024).

Sementara itu, Ketua DPP Partai Nasdem, Willy Aditya, menyampaikan partainya sudah berkomunikasi dengan PKS dan PKB perihal nama Sahroni sebagai bakal calon Gubernur Jakarta.

Willy mengatakan bahwa pihaknya masih menghargai sikap Sahroni mengenai jabatan publik tersebut.

Untuk diketahui, PKS telah menyatakan mengusung Mohamad Sohibul Iman sebagai bakal calon Gubernur DKI Jakarta. Pengusungan itu diputuskan sebagai sikap yang diklaim PKS selaku partai pemenang. Juru Bicara PKS, Ahmad Mabruri, mengungkapkan, nama salah satu petinggi partainya itu diusung demi memperjuangkan kader terbaik.