News - Sosok Indah G saat ini sedang viral di sosial media X, namanya dikaitkan warganet dengan Boy William. Lalu, siapa sebenarnya Indah G? mengapa dia viral?

Indah G menarik perhatian publik usai mengunggah video podcast bersama Boy William di kanal YouTube-nya bernama The Indah G show. Video berdurasi 1 jam 52 menit itu diunggah pada 21 Maret 2024 lalu dan diberi judul DEBATE: Abortion, S*x Work, Body Count, Working Woman vs. Traditional Woman ft. Boy William | TIGS.

Perbincangan keduanya mendapat sorotan publik, khususnya ketika Indah G mengajukan pertanyaan kepada Boy William, maukah laki-laki itu berkencan dengan seseorang yang mengidap HIV. Boy dengan lantang menjawab tidak mau.

“Apakah kamu mau berkencang dengan seseorang yang mengidap HIV positif?,” tanya Indah.

“Tidak, maafkan aku,” jawab Boy.

Indah lantas mempertanyakan alasannya kepada Boy. Pembawa acara berusia 32 tahun itu lalu menjelaskan, mungkin jawabannya akan menuai kontroversi, sebab Boy memahami semua orang berhak atas cinta.

Namun kata Boy, sepemahamannya, HIV postif dapat menyebar, dengan berkencan dirinya menyukai interaksi fisik, dan dia pikir adalah hal yang lebih baik mencegah hal tersebut. Boy menegaskan dirinya tidak bermaksud untuk mendiskriminasi para penderita HIV positif, dia selalu berdoa untuk kesehatan para penderita.

Lalu, Boy menganalogikan bahwa jika saja dia sakit, tidak adil bagi seseorang untuk berkencan dengan dirinya. Kemudian, pada saat menjalin hubungan percintaan, menurut Boy tidaklah adil ketika dia membuat seseorang mencintai, sedangkan dirinya sakit dan membuat orang itu harus menghadapi penyakit yang mungkin saja merenggut nyawanya.

Jawaban dari Boy itu ditanggapi Indah dengan menjelaskan bahwa saat ini ada obat untuk mencegah penularan HIV yang disebut dengan ART. Obat tersebut dapat membuat penderita berumur panjang dan sehat serta mencegah penularan HIV ke pasangan seksualnya.

Boy William lantas balik bertanya kepada Indah, yang dijawab dengan lantang oleh Indah, bahwa dirinya bersedia berkencan dengan penderita HIV, asalkan orang tersebut mendapatkan akses pengobatan ART.