News - Kemacetan bukan hanya milik Kota Jakarta. Kota-kota besar dunia termasuk di negara-negara maju tak lepas dari kepadatan lalu lintas yang parah. London misalnya, Business Insiders menyebut kota ini sebagai kota dengan lalu lintas terburuk di Eropa karena kemacetan. London berada di peringkat nomor empat di Eropa, bahkan Tom Tom menempatkan London sebagai kota paling macet nomor ke-25 di dunia.

Sejak lampau London sudah tak asing dengan kemacetan. Pada pertengahan abad ke-19, kota ini telah mengalami kemacetan yang cukup parah. Dalam buku berjudul Victorian London: The Life of a City 1840-1870 yang ditulis oleh Liza Picard, sudah ada 13 ribu kendaraan, termasuk kereta kuda yang lalu-lalang di jalan-jalan Kota London kala itu.

Keadaan paling semrawut terjadi di Jalan Temple Bar, Bank of England, dan London Bridge. Kepadatan kendaraan di jalan-jalan itu terjadi pada jam-jam kerja. Selain banyaknya kendaraan yang melintas, jalanan Kota London masa lampau juga sudah dipenuhi oleh para pejalan kaki. Pada 1854 tercatat ada 200 ribu pejalan kaki di pusat Kota London.

Picard mengatakan “anggota parlemen bahkan mempertaruhkan nyawanya untuk menyeberang Bridge Street untuk menuju gedung parlemen.” Salah satu orang penting di waktu itu, Colonel Pierpont, kesulitan menyeberang St. James Street untuk menuju klub kesukaannya.