News - Pada tanggal 20 Mei 1899, terjadi sebuah peristiwa sejarah nan menarik yang mungkin tak banyak orang tahu. Di wilayah Manhattan, New York, Amerika Serikat, seorang laki-laki bernama Jacob German ditilang karena mengebut. German yang kala itu berusia 26 tahun kedapatan melanggar batas kecepatan lalu lintas setelah melajukan mobilnya dengan kecepatan... 19,3 km/jam.

Anda mungkin bertanya-tanya, di mana sisi menariknya? Baiklah, mari saya perjelas.

Namun, sebelum itu, Anda mesti paham bahwa Manhattan saat itu adalah Manhattan yang sepenuhnya berbeda ketimbang sekarang. Laman Gizmodo menyebut bahwa dulu maupun sekarang, Manhattan memang sama-sama padat dan bising. Namun, penguasa jalanan di akhir abad ke-19 itu bukanlah mobil, melainkan kuda, kereta kuda, dan pejalan kaki.

Jadi, hal menarik pertama adalah bahwa New York Times mendaku German sebagai "orang pertama yang ditilang karena mengemudikan mobil terlalu cepat.” Fakta tersebut menunjukkan bahwa pada masa itu mobil sudah cukup jamak ditemukan di jalanan kota di Amerika. Kuantitasnya mungkin tak signifikan untuk memenuhi jalanan, tapi agaknya cukup untuk membuat kepolisian berpikir bahwa ia berbahaya bagi kerumunan orang di jalan jika tak diatur.

Hal menarik selanjutnya adalah mobil yang dikendarai German. Itu bukanlah mobil biasa karena itu adalah mobil listrik. Uniknya lagi, eksistensi mobil listrik di akhir abad ke-19 bukanlah sebuah keanehan.

Mobil listrik yang dikendarai German bukanlah kendaraan pribadi, melainkan taksi. Saat itu, taksi-taksi di New York (dan London) umumnya adalah mobil listrik. German sendiri adalah seorang sopir di sebuah perusahaan taksi di bawah naungan Electric Vehicle Company milik taipan bernama William C. Whitney.

Gizmodo bahkan menyebut bahwa jumlah kendaraan listrik pada saat itu lebih banyak daripada jumlah kendaraan berbahan bakar bensin.

Ya, mobil listrik rupanya bukan barang baru. Meski terkesan baru belakangan ini booming, mobil listrik sebenarnya pernah jadi kelaziman pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Keberadaan taksi listrik di New York pada 1899 tadi adalah buktinya.

Satu lagi hal menarik adalah bahwa polisi New York yang mengejar German saat itu tidak menggunakan kendaraan bermotor, melainkan sepeda. Artinya, kendati populer, mobil listrik pada zaman itu sama sekali tidak menjual kecepatan. Lalu, apa yang membuatnya begitu populer?