News - Eks pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab bebas dari penjara pada Senin (10/6/2024). Usai bebas dari jeruji besi, Rizieq disebut belum menentukan sikap politiknya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024.

Hal ini dinyatakan Wakil Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni (Persada) 212, Novel Bamukmin. Menurut dia, hingga saat ini Persada 212 termasuk Rizieq belum menentukan sikap dan membahas dukungan pada Pilkada Jakarta 2024.

"Sampai saat ini, kami belum ada pembahasan tentang pilkada dalam rapat-rapat rutin Dewan Tandizi Nasional Persada 212," kata Novel kepada awak media, Minggu (16/6/2024).

Ia menyebutkan, pilkada menjadi tanggung jawab Dewan Tandizi Kota Persada 212. Pengurus pusat Persada 212 kini tengah menunggu Dewan Tandizi Kota untuk menyetorkan nama sosok yang akan didukung di wilayah masing-masing.

"Begitupun untuk seluruh daerah di Indonesia, maka yang punya keputusan adalah pengurus wilayah. Kami, pengurus pusat, akan mengumumkan siapa saja dipilkada ini yang didukung oleh Persada 212," urai Novel.

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) menyatakan bahwa Rizieq Shihab resmi bebas murni mulai 10 Juni 2024.

Bebas bersyarat Rizieq Shihab sendiri tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor: PAS- 1508.PK. 05.09 Tahun 2022 tentang Pembebasan Bersyarat. Kemudian, Berita Acara Penyerahan Narapidana Pembebasan Bersyarat ke Bapas Jakarta Pusat No. W10.PAS.PAS10.PK.05.09.3824 tanggal 20 Juli 2022.

Pada Pilkada DKI Jakarta 2017, Rizieq Shihab diketahui mendukung Anies Baswedan yang kala itu berpasangan dengan Sandaiaga Uno.

Anies mendapatkan dukungan dari sejumlah ormas Islam, termasuk FPI. Terlebih, calon gubernur DKI 2017 Basuki Tjahaja Purnama kala itu tersandung kasus penistaan agama yang ditentang habis oleh FPI.

Usai Anies menang Pilkada DKI 2017, Rizieq justru melarikan diri ke Arab Saudi. Rizieq baru kembali ke Indonesia pada 2020. Pada Oktober 2022, Anies pun sempat mendatangi acara pernikahan anaknya Rizieq Shihab.