News - Kulit kering atau yang juga dikenal sebagai xerosis merupakan masalah umum yang terjadi pada kulit. Kulit kering terjadi ketika lapisan kulit luar kehilangan kelembapan dan tidak mampu mempertahankan hidrasi yang diperlukan kulit.

Lebih lanjut dijelaskan dalam situs Cleveland Clinic, kulit kering dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mencakup kondisi lingkungan seperti cuaca dingin atau kering, serta paparan sinar matahari yang berlebihan sehingga merusak kondisi kulit.

Faktor lainnya adalah kebiasaan mandi berlebihan, perubahan musim, dan usia dapat menyebabkan kulit kering.

Gejala kulit kering mencakup sensasi kulit yang tegang, tekstur kulit yang kasar, gatal, bersisik atau bersisik, dan terkadang kulit pecah-pecah.

Cara mengatasi kulit kering adalah dengan mengembalikan kelembaban kulit menggunakan pelembap atau krim yang cocok untuk jenis kulit yang kering.

Selain itu, kulit kering juga dapat diatas dengan menggunakan sabun yang dapat memberikan hidrasi pada kulit.

Untuk memahaminya lebih lanjut, ketahui apa saja sabun yang cocok untuk kulit kering dan simak tips cara memilih sabun untuk kulit kering serta rekomendasi sabun pelembab kulit berikut ini:

Tips Cara Memilih Sabun untuk Kulit Kering

Bagi seseorang yang memiliki kulit kering penting untuk memilih sabun yang lembut, melembapkan, dan bebas dari bahan kimia atau pewangi yang keras. Bahan kimia atau pewangi yang keras dapat lebih memperparah iritasi kulit kering.

Salah satu tips memilih sabun buat kulit kering adalah dengan memilih sabun yang dirancang untuk kulit kering atau sabun pelembab kulit.

Dilansir dari situs Little Soap Nest dan WebMD, berikut ini beberapa tips memilih sabun untuk kulit kering.

1. Cari sabun berbahan pelembap

Pilihlah sabun yang mengandung bahan pelembap seperti gliserin, shea butter, minyak kelapa, minyak jojoba, atau minyak zaitun. Bahan-bahan ini dapat membantu menjaga kelembapan kulit dan mencegah kulit dari menjadi lebih kering.

Pilihlah sabun yang mengandung pelembap tambahan seperti ceramides, hyaluronic acid, atau glycerin. Bahan ini membantu menjaga kelembaban kulit dan mencegah kekeringan setelah dibersihkan.

2. Hindari bahan yang keras

Hindari sabun yang mengandung deterjen keras, pewangi, sulfat, atau alkohol. Bahan-bahan ini dapat menghilangkan minyak alami kulit dan memperburuk kulit kering sehingga menimbulkan rasa gatal.

Untuk kulit kering, hindari juga sabun dengan kandungan salicylic atau glycolic acid. Bahan-bahan tersebut dapat membuat kulit menjadi lebih kering dan iritasi.

3. Pilih sabun berbahan alami dan organik

Beberapa orang merasa lebih lega untuk mengatasi kulit kering dengan cara alami dan organik dengan menggunakan sabun berbahan lebih sedikit aditif sintetis.

Cari bahan-bahan seperti oatmeal, lidah buaya, chamomile, atau calendula, yang dapat memiliki sifat menenangkan.

4. Seimbangkan pH

Pilihlah sabun yang seimbang pH-nya, karena hal ini membantu menjaga tingkat keasaman alami kulit dan dapat mencegah kekeringan lebih lanjut.

Saat mencoba sabun baru, sebaiknya lakukan uji penggunaan terlebih dahulu dengan mengaplikasikannya pada area tertentu untuk melihat apakah ada reaksi alergi atau iritasi kulit sebelum menggunakan secara menyeluruh.

Bila Anda memiliki kekhawatiran khusus terkait kondisi kulit tertentu, konsultasikan dengan dokter. Dokter dapat memberikan saran tentang jenis sabun yang cocok untuk kulit.