News - Ketua DPR RI, Puan Maharani, menilai positif kinerja pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakbuming Raka, menjelang 100 hari masa kerja pemerintahan mereka.
"Apresiasi kepada pemerintahan Pak Prabowo yang walaupun masih belum 100 hari sudah alhamdulillah mendapatkan apresiasi dari masyarakat," kata Puan, usai menghadiri Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2024-2025 di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (21/1/2025).
Puan meminta kepada pemerintahan Prabowo-Gibran untuk bekerja dengan baik dan keras demi rakyat.
"Ini merupakan tantangan dari pemerintahan yang sekarang untuk bisa lebih bekerja keras dalam menjalankan pemerintahannya sehingga apa pun hasilnya adalah untuk rakyat," ucap Puan.
Puan berpesan agar pemerintah segera melakukan evaluasi dan perbaikan apabila ada kekurangan dalam menjalankan tugas.
"Jadi, bekerja lebih baik, bekerja dengan lebih semangat dan apa pun yang menjadi kekurangannya akan bisa ditindaklanjuti dan akan dievaluasi yang terbaik bagi rakyat," tukas Puan.
Puan juga meminta kepada seluruh anggota DPR RI untuk kembali bekerja dan mengawal program-program pemerintah. Pengawasan DPR perlu dilakukan agar program yang dikerjakan pemerintah tepat sasaran ke rakyat.
"Selamat bekerja dan kembali menyelesaikan tugas-tugas konstitusionalnya untuk bisa menyejahterakan rakyat dan kita kawal cermati semua program-program pemerintah untuk bisa tepat sasaran ke rakyat," tukas Puan.
Survei Litbang Kompas menyatakan sekitar 80,9 persen responden dari total 1.000 responden menyatakan puas atas kinerja 100 hari kerja pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Hanya 19,1 persen responden yang menyatakan tidak puas berdasarkan survei yang digelar selama 4-10 Januari 2025 di 38 provinsi dengan angka margin of error 3,10 persen dan tingkat kepercayaan survei sebesar 95 persen.
Menurut Litbang Kompas, survei Prabowo-Gibran lebih baik dibandingkan pendahulunya Presiden Joko Widodo saat menjabat bersama Jusuf Kalla. Di Januari 2015, pasangan tersebut tercatat mendapat kepuasan publik sebesar 65,1 persen dan masih ada 34,9 persen masyarakat yang tidak merasa puas.
Litbang Kompas berpendapat, alasan publik puas dengan kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran tidak lepas dari pelaksanaan kebijakan makan bergizi gratis (MBG) yang dimulai sejak 6 Januari 2025. Citra Prabowo-Gibran semakin dinilai baik oleh publik dengan batalnya kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) yang kini hanya dikenakan pada barang premium saja.
Selain itu, guyuran bantuan sosial (bansos) yang menjadi penopang kehidupan masyarakat lapis bawah juga menguatkan persepsi positif Prabowo-Gibran. Kemudian, program bansos tersebut telah dilakukan sejak awal beberapa hari setelah Prabowo-Gibran dilantik.
Selain itu, Prabowo-Gibran juga memiliki topangan politik yang kuat dari semua elemen partai di DPR. Menurut Litbang Kompas, hal itu menjadi salah satu faktor yang membuat citra Prabowo-Gibran kian positif dibanding Jokowi-Jusuf Kalla satu dekade lalu di masa 100 hari pertama kerja mereka.
Terkini Lainnya
Artikel Terkait
Pemerintah Ancam Cabut Izin Eksportir bila Tak Ikuti Aturan DHE
Mahasiswa di Bandung Tolak Efisiensi Anggaran: Menuju Kemunduran
Istana Respons Aksi Polisi Tembakkan Gas Air Mata ke Pedemo MBG
Prabowo Beber 8 Langkah Dorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Populer
Kisah Pemanfaatan Panas Bumi & Semangat Warga Kamojang
Polri Ungkap Modus Pemasangan Pagar Laut di Bekasi
24 Kepala Daerah Terpilih Absen Tes Kesehatan Sebelum Pelantikan
KPK Segera Ambil Tindakan Tegas ke Wali Kota Semarang
Pendiri Startup Kecilin Masih Hilang di Sekitar Pantai Bantul
Kisah Hilangnya Michael Rockefeller di Tanah Papua
BEM UI & BEM SI akan Demo Tolak Pemangkasan Anggaran Hari Ini
Dua Penyidik Polda Sumut Peras Kepala Sekolah di Nias
Flash News
Nusron Bakal Berhentikan Pegawai BPN Bekasi di Kasus Pagar Laut
Polisi Tetapkan 5 Tersangka Pembunuhan Lansia di Bekasi
KPK Panggil Kembali Hasto Kristiyanto sebagai Tersangka Kamis
Polisi Bantah Pakai Senpi saat Pengamanan Demo MBG di Jayawijaya
Jawaban Aplikator Transportasi Daring Terkait Tuntutan THR Ojol
AMPHURI Minta Pemerintah Tak Legalkan Umrah Mandiri
Eks Pengacara Anak Bos Prodia akan Jalani Pemeriksaan Hari Ini
Mahasiswa di Bandung Tolak Efisiensi Anggaran: Menuju Kemunduran
RUU Minerba Sepakat Dibawa ke Paripurna untuk Jadi UU Besok
Partai Buruh Buka Peluang Dukung Prabowo di Pilpres 2029
Istana Respons Aksi Polisi Tembakkan Gas Air Mata ke Pedemo MBG
KPK Jadwalkan Pemeriksaan Hasto Sebagai Tersangka Pekan Ini
Polisi Tindak 100 Travel Gelap Selama Operasi Keselamatan Jaya
Zarof Ricar Minta Dibebaskan dari Kasus Suap & Gratifikasi