News - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, membantah situs Elaelo yang disebut-sebut sebagai pengganti Twitter atau X dibuat oleh pemerintah. Ia mengaku tidak mengetahui laman tersebut.

"Saya nggak tahu itu dari mana," kata Budi Arie saat dikonfirmasi Tirto, Selasa (18/6/2024).

Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengancam akan memblokir Twitter atau X jika perusahaan milik Elon Musk tersebut masih mengizinkan pemublikasian konten pornografi.

Sejurus dengan itu, publik diramaikan dengan kehadiran platform media sosial bernama elaelo.id. Laman ini disebut sebagai pengganti Twitter atau X.

Berdasarkan penelusuran Tirto di media sosial X, netizen membagikan tangkapan layar laman Elaelo yang bertuliskan "Welcome to Elaelo-Medsos Lokal Pengganti X/Twitter" dengan login info. Di laman itu terlihat pula lambang negara garuda bertuliskan "Elaelo Is Coming, Big Features Will Be Ready" ditambah keterangan "Under Construction By Kominfo".

Tirto juga sempat mengunjungi situs Elaelo pada Selasa (18/6/2024) pukul 13.55 WIB. Sebelum mengakses domain tersebut perlu memasukkan captcha. Ketika mengakses memerlukan waktu cukup lama. Setelah berhasil web menunjukkan kode "403 forbidden".

Sebagai catatan, kode 403 menandakan bahwa akses menuju laman tersebut dilarang karena alasan tertentu.

Mengutip hasil penelusuran WHOIS, domain Elaelo teregistrasi oleh PT Aksara Data Digital dengan domain www.aksaradata.id dan berkantor di Cyber Building 1 Lantai 3, Jakarta Selatan.