News - "Kalau di bagian Jakarta-nya, dari menyerahkan berkas ke KTP [sama KK]-nya jadi, waktu tunggunya enggak sampai seminggu," ucap Rama (33) saat berbincang dengan Tirto, Selasa (11/6/2024). Ia harus mengurus administrasi pindah kependudukan dari Kota Bekasi ke Jakarta pada 2022 lalu karena ikut alamat istrinya.

Pria yang kini tinggal di Pasar Rebo, Jakarta Timur, ini mengurus perpindahan KTP dari Kota Bekasi ke Jakarta dengan cara manual, yakni bertemu dengan pihak kelurahan dan menyerahkan berkas langsung ke kantor.

Dari pengalaman itu, ia mengakui, proses administrasi dan pemberian KTP baru di Jakarta tergolong cepat. Meski begitu, Rama berharap, pemerintah mau mengoptimalkan pelayanan kependudukan secara daring. Misalnya, hingga pemberitahuan bila KTP sudah jadi.

Selain Rama, Fitang (33) juga mengurus administrasi pindah kependudukan pada 2022. Ia mengurus administrasi kepindahan dari Bekasi ke Jakarta Selatan, sekaligus mengurus dokumen administrasi untuk anaknya. Bersama keluarga dari istrinya, Fitang tidak sampai 72 jam sudah mendapat KTP baru dan mengurus dokumen kependudukan.

"Jadi dalam waktu satu hari itu ngurus berkas-berkas kayak KTP asli dan fotokopi KTP, terus KK. Itu dalam satu dua hari langsung jadi KTP-nya," kata Fitang.

Walau sudah dilayani cepat, Fitang masih tetap mendorong agar pelayanan digital diperkuat pada masa mendatang, supaya tidak perlu ke tempat pelayanan publik.

Baik Rama maupun Fitang sama-sama harus mengurus penggantian KTP sebagai dampak dari penggantian nomenklatur Daerah Khusus Ibukota (DKI) menjadi Daerah Khusus Jakarta (DKJ).