News - Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan bahwa target pertumbuhan ekonomi 7 hingga 8 persen yang dicanangkan presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka bakal tidak mudah dicapai.

Hal itu dia sampaikan dalam acara Trade Expo Indonesia (TEI) 2024 di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (31/5/2024).

"Prabowo sudah mencanangkan kita ingin tumbuh ekonomi. Kalau sekarang 5 sampai 5,3 persen. Kalau Pak Prabowo sudah mencanangkan kita akan tumbuh antara 7-8 persen, tentu tidak mudah," ucap Zulkifli.

Zulkifli lantas menekankan pentingnya kolaborasi dan kerja sama di dalam negeri maupun antarnegara untuk merealisasikan target pertumbuhan ekonomi tersebut.

Saat ini, Zulkifli juga meluncurkan agenda Trade Expo Indonesia (TEI) 2024 yang memfasilitasi kolaborasi pengusaha di seluruh Indonesia dan diharapkan akan memperkuat pertumbuhan ekonomi Indonesia.

TEI ke-39 akan dilangsungkan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai City, Tangerang, dengan tema Build Strong Connection with the Best of Indonesia.

"Kita sukseskan Trade Expo semoga tercapai apa yang kita cita-citakan bersama," tuturnya.

Lebih lanjut, Zulkifli menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2024 mencapai 5,11 persen secara tahunan. Pertumbuhan ini disebut menjadi bekal bagus untuk melanjuti target ekonomi ke depan.

Sementara itu, surplus neraca perdagangan 2023 mencapai US$36,91 miliar dan terjadi tren surplus selama 48 bulan berturut-turut.

"Tren kita tahun ini jauh lebih bagus daripada 2023, 48 bulan terus-menerus surplus. Bulan ini, kita kembali pada catatan surplus 3,56 miliar dolar AS," ungkapnya.