News - Cuaca yang tidak mendukung seringkali menjadi kendala bagi pencinta olahraga bersepeda. Bagi Anda yang kurang menyukai olahraga di luar ruangan, sepeda statis hadir sebagai alternatif yang tepat untuk latihan kardio.

Lantas, apakah manfaat olahraga sepeda statis sama dengan bersepeda di luar ruangan? Artikel berikut akan mengulas manfaat sepeda statis yang dapat dinikmati oleh semua kalangan, dari pemula hingga lanjut usia.

6 Manfaat Olahraga Sepeda Statis

Di bawah ini beberapa manfaat berolahraga dengan sepeda statis bila dilakukan secara rutin:

1. Menurunkan berat badan

Sepeda statis membantu meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga tubuh membakar lebih banyak kalori, bahkan saat istirahat.

Dalam satu sesi latihan selama 45 menit, Anda dapat membakar 400-600 kalori dengan bersepeda statis. Jumlah kalori yang terbakar tergantung pada intensitas latihan dan berat badan. Semakin tinggi intensitas latihan, semakin banyak kalori yang terbakar.

2. Menurunkan Tekanan Darah Sistolik dan Diastolik

Olahraga sepeda statis membantu melancarkan aliran darah dan meningkatkan fungsi jantung, sehingga dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Medicina tahun 2019 menunjukkan bahwa kombinasi latihan kekuatan dengan bersepeda statis selama tiga bulan dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit jantung dan stroke.

3. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Manfaat selanjutnya dari bersepeda adalah meningkatkan kesehatan jantung. Mirip dengan bentuk latihan kardio lainnya, bersepeda menawarkan manfaat yang sama tanpa membebani persendian secara berlebihan.

Saat bersepeda, otot akan meningkatkan aliran oksigen dari darah, sehingga jantung akan memompa lebih banyak darah ke otot. Mekanisme ini pada akhirnya meningkatkan kinerja jantung secara keseluruhan.

4. Bagus untuk pernapasan

Sepeda statis tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan jantung, tetapi juga dapat meningkatkan kapasitas paru-paru. Olahraga ini membantu meningkatkan kemampuan tubuh untuk mengambil oksigen dan mengeluarkan karbondioksida, sehingga meningkatkan kekuatan sistem pernapasan.

5. Membangun kekuatan kaki dan tubuh bagian bawah

Manfaat sepeda statis untuk lutut terbukti efektif untuk membangun kekuatan kaki dan tubuh bagian bawah. Bersepeda yang rutin dapat meningkatkan kekuatan otot betis, paha, dan glutes.

Posisi Standing Attack juga dapat memperkuat otot-otot tubuh bagian atas, termasuk bisep, trisep, dan bahu. Posisi standing attack meniru gerakan mendaki tanjakan saat bersepeda di luar ruangan, melibatkan lebih banyak otot di bagian atas tubuh untuk mempertahankan keseimbangan dan stabilitas.

6. Meredakan nyeri punggung

Nyeri punggung merupakan masalah umum yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Bersepeda bisa menjadi salah satu solusi untuk membantu mengatasi masalah ini. Olahraga sepeda statis dapat memperkuat otot dan sendi punggung, sehingga dapat membantu meredakan nyeri dan meningkatkan fleksibilitas.

Cara Menggunakan Sepeda Statis

Sepeda statis menawarkan berbagai manfaat kesehatan, mulai dari meningkatkan kebugaran hingga membantu menurunkan berat badan. Agar Anda dapat memperoleh manfaat ini secara maksimal, berikut cara menggunakan sepeda statis termasuk teks prosedur saat berolahraga dengan alat ini:

  • Baca petunjuk pemakaian sepeda statis dengan saksama dan pastikan jok dan setang sepeda berada dalam posisi yang benar.
  • Sebelum berolahraga, lakukan pemanasan untuk menghindari cedera.
  • Saat memulai latihan, dimulai dengan intensitas rendah sekitar 5 – 10 menit.
  • Kemudian, naikkan intensitasnya menjadi sedang sekitar 5 – 3 menit.
  • Sempurnakan latihan dengan intensitas tinggi sekitar 1 – 3 menit.
  • Per sesinya, Anda boleh beristirahat sebentar dan minum.
  • Jika Anda berolahraga di gym, ikuti kelas sepeda statis sebanyak 3-5 kali seminggu dengan durasi 45-60 menit per sesi.