News - Calon peserta program Kartu Prakerja bisa melakukan pendaftaran Prakerja gelombang 69 secara online lewat link prakerja.go.id. Sebelum mendaftar, calon peserta perlu memahami syarat dan cara daftarnya terlebih dahulu.

Jadwal pendaftaran Prakerja gelombang 69 belum diumumkan secara resmi. Namun, menilik pola seleksi gelombang terdahulu, pendaftaran program Kartu Prakerja diselenggarakan setiap dua pekan sekali. Sebagai contoh, pendaftaran gelombang 67 dibuka pada Jumat, 3 Mei 2024. Selanjutnya, gelombang 68 dibuka tepat 14 hari berikutnya yaitu pada Jumat, 17 Mei 2024.

Dengan demikian, jika tidak ada perubahan pola, pendaftaran Prakeraja gelombang 69 kemungkinan besar akan dibuka pada Jumat, 31 Mei 2024. Meski begitu, untuk memastikan jadwal pengumuman dan informasi lebih lanjut, peserta diharapkan memantau informasi melalui akun Instagram resmi Kartu Prakerja @prakerja.go.id.

Dikutip laman resminya, program Kartu Prakerja adalah program beasiswa pelatihan untuk meningkatkan kompetensi kerja dan kewirausahaan. Program ini diselenggarakan oleh pemerintah berkerjasama dengan sejumlah lembaga pelatihan.

Program ini ditujukan bukan hanya untuk pencari kerja, tapi juga mereka yang sudah bekerja maupun buruh yang ingin mendapatkan peningkatan keterampilan atau kompetensi, juga pekerja/buruh yang terkena pemutusan hubungan kerja, termasuk pelaku usaha mikro dan kecil.

Peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi akan menerima saldo Kartu Prakerja berupa uang elektronik sebesar Rp3,5 juta. Saldo tersebut merupakan modal bagi peserta untuk membeli kelas pelatihan.

Peserta wajib menggunakan saldo tersebut untuk membeli minimal satu kelas pelatihan. Jika tidak dilakukan dalam kurun waktu 15 hari setelah status sebagai penerima ditetapkan, status penerima akan dicabut. Peserta yang melewatkan kesempatan tersebut nantinya tidak diizinkan mengikuti gelombang selanjutnya.

Peserta yang telah menyelesaikan pelatihan akan mendapatkan sertifikat dan insentif berupa uang tunai. Insentif yang akan diterima peserta dibagi menjadi dua jenis yaitu insentif biaya mencari kerja dan pengisian survei.

Insentif biaya mencari kerja diberikan sebanyak satu kali dengan nominal Rp600 ribu. Sementara itu, insentif pengisian survei diberikan sebesar Rp50 ribu, dengan pengisian survei paling banyak dua kali.