News - Gaji sopir pribadi tidak bisa dipandang sebelah mata saat ini. Terlebih, jika pemberi kerja cukup melek terhadap hak-hak pekerja, gaji yang diberikan bisa lebih tinggi dari rata-rata.

Perhitungan gaji sopir pribadi ini berkaitan erat dengan perannya yang cukup penting bagi perseorangan maupun perusahaan. Kehadirannya membuat seseorang lebih mudah dalam mobilitas, tidak harus direpotkan dengan urusan menyetir.

Meski demikian, profesi sopir pribadi tidak asal-asalan dalam proses rekrutmennya. Calon pelamar tidak hanya dituntut bisa menyetir semata, tetapi juga memiliki skill lain yang mendukung. Semakin banyak skill atau kecakapan yang dimiliki, nilai kompetensinya kian tinggi.

Sepertinya halnya karyawan kantoran, sopir pribadi berhak melakukan negosiasi gaji sewaktu melakukan wawancara kerja. Pelamar dapat menonjolkan skill pendukungnya agar dipertimbangan dalam perhitungan gaji sopir pribadi. Dengan begitu, kesepakatannya dapat memuaskan dan adil untuk kedua pihak.

Kisaran Gaji Sopir Pribadi

Gaji sopir pribadi berbeda-beda, tidak hanya berkaitan dengan angkanya, tetapi juga sistem pengupahannya. Ada gaji sopir pribadi harian, yang artinya upah dibayarkan per hari.

Gaji sopir pribadi Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, dan daerah lainnya, tentu akan berbeda sesuai standar Upah Minimum Regional (UMR). Mereka bisa mendapatkan perhitungan gaji sopir pribadi harian atau bulanan. Kira-kira berapa gaji sopir pribadi di berbagai kota Indonesia?

Berikut rangkuman perkiraan gaji sopir pribadi pada Juni 2024 seperti dikutip dari Indeed:

  • Jakarta: Rp4.083.248 per bulan
  • Surabaya: Rp2.873.035 per bulan
  • Bandung: Rp4.257.266 per bulan
  • Tangerang: Rp4.659.540 per bulan
  • Denpasar: Rp2.912.272 per bulan
  • Yogyakarta: Rp2.471.495 per bulan
  • Solo: Rp 2.492.493 per bulan
  • Semarang: Rp2.787.452 per bulan
  • Aceh: Rp3.713.962 per bulan
  • Purwokerto: Rp2.492.493 per bulan