News - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) menepis terlibat atau turut mengintervensi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya dalam kasus pemberhentian dekan Fakultas Kedokteran, Budi Santoso.

Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan Kemenkes, Arianti Anaya, menyatakan, tidak tahu-menahu soal kabar pemberhentian Budi Santoso sebagai Dekan FK Unair. Menurut perempuan yang akrab disapa Ade itu, Kemenkes sendiri tidak terlibat dalam pengangkatan atau pemberhentian jabatan dekan di fakultas kedokteran.

“Saya belum tahu, tapi kalau dekan itu ada di bawah Kemendikbud. Kita mesti lihat dulu, karena dekan di bawah Kemendikbud,” ujar Ade ditemui reporter Tirto di Mercure Hotel, Jakarta Selatan, Kamis (4/7/2024).

Ade menegaskan Kemenkes tidak terlibat dalam pemberhentian Budi Santoso. Sementara itu, beredar narasi bahwa Budi Santoso dilengserkan dari jabatan Dekan FK Unair karena lantang menentang keinginan pemerintah untuk mendatangkan tenaga medis dan tenaga kesehatan asing ke Indonesia.

“Fakultas kedokteran itu dekan di bawah Kemendikbud bukan di bawah Kemenkes, jadi [Kemenkes] tidak tahu,” ujar Ade.

Sementara itu, Ade sendiri menyampaikan pemerintah bakal mengatur regulasi dokter atau tenaga kesehatan asing yang bekerja di Indonesia melalui peraturan pemerintah (PP). Namun, dia belum dapat memastikan kapan aturan turunan tersebut akan dikeluarkan.

“Kami masih menunggu PP-nya. Intinya kalau pun ada kebijakan pemerintah pastinya untuk kepentingan masyarakat, nanti kita lihat turunannya,” terang Ade.

Sebagai informasi, Undang-Undang Kesehatan Nomor 17/2023 memungkinkan dokter asing berpraktik di Indonesia dalam koridor dan syarat tertentu.

Lewat keterangan tertulis, Senin (27/5/2024), Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menyatakan keberadaan dokter asing akan memacu peningkatan kualitas dan mempercepat alih ilmu pengetahuan untuk para dokter muda Indonesia.

Mereka akan berlatih dan bekerja bersama dokter-dokter ternama dari mancanegara, mempelajari disiplin kerja mereka, budaya kerja mereka, dan interaksi terhadap pasien.

“Mari kita kurangi banyak bicara yang negatif dan kita tambah banyak bekerja yang positif, demi kesehatan masyarakat Indonesia,” kata Budi.

Di sisi lain, Ketua Pusat Komunikasi dan Informasi Publik (PKIP) Universitas Airlangga (Unair), Martha Kurnia Kusumawardani, membenarkan pemberhentian Dekan Fakultas Kedokteran Unair, Budi Santoso, dari jabatannya.

Dia beralasan pemberhentian Budi Santoso karena kebijakan internal dan demi menguatkan kelembagaan Fakultas Kedokteran Unair. “Dengan ini kami humas Universitas Airlangga menyatakan bahwa pemberitaan tersebut benar adanya,” kata Martha saat dihubungi Tirto, Kamis (4/7/2024).

Tirto mencoba menghubungi Budi Santoso mengenai pencopotannya, namun belum memberikan respons hingga artikel ini naik.