News - Kartu Prakerja 2024 Gelombang 63 mulai dibuka pada hari Jumat, 23 Februari 2024. Target peserta tahun ini adalah 1 juta lebih.

Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, secara resmi telah membuka program Kartu Prakerja 2024 Gelombang 63.

"Hari ini dibuka gelombang baru penerima Prakerja dengan target peserta sebanyak 1,14 juta jiwa," ucap Airlangga, dikutip Antaranews.

Menteri yang juga merangkap Ketua Komite Cipta Kerja itu menambahkan pihaknya akan meningkatkan kualitas prakerja lewat modal pelatihan yang mendukung fleksibilitas dan aksesibilitas, khususnya peserta asal Indonesia timur.

"Kami yakin dengan penguatan di berbagai bidang, maka Prakerja akan semakin bermanfaat bagi masyarakat Indonesia," lanjutnya.

Pada tahun 2024, Kartu Prakerja menjangkau lebih banyak masyarakat di daerah terpencil dan tertinggal. Selain itu, juga mendorong keterlibatan lembaga pelatihan di daerah. Terkait kuota sejumlah 1,14 juta, masalah tersebut akan dibicarakan dengan Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja (MPPKP).

Program Kartu Prakerja diklaim telah bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan dan mendapatkan pekerjaan. Para penerima manfaat Kartu Prakerja mengalami peningkatan pendapatan sebesar 17-21 persen per bulan jika dibandingkan dengan nonpenerima.