News - Memasuki periode tahun ajaran baru, banyak siswa lulusan SMA IPA dan IPS mencari informasi mengenai kuliah di jurusan sedikit peminat tapi memiliki peluang kerja besar.

Informasi jurusan sepi peminat adalah salah satu upaya agar mendapatkan kesempatan masuk perguruan tinggi yang diidamkan. Pasalnya, semakin sepi peminat suatu jurusan, persaingan untuk memasukinya lebih longgar sehingga peluang lolos seleksi cukup besar.

Sementara itu, memasuki jurusan dengan peluang kerja besar merupakan cara yang dilakukan agar lebih mudah mendapatkan pekerjaan setelah menuntaskan kuliah.

Informasi tentang jurusan yang sepi peminat tetapi memiliki prospek kerja tinggi bisa berubah seiring waktu. Ini juga dapat berbeda-beda tergantung pada wilayah geografis dan tren pasar tenaga kerja.

Namun biasanya, beberapa jurusan yang mungkin memiliki prospek kerja tinggi adalah jurusan yang mengajarkan keterampilan khusus dan spesifik.

Untuk diketahui, jurusan kuliah secara umum dibagi menjadi tiga kelompok yaitu jurusan khusus untuk lulusan IPA, lulusan IPS, dan lintas jurusan (IPA/IPS).

Jurusan IPA yang Sedikit Peminat Tapi Peluang Kerja Besar

Berikut ini adalah beberapa jurusan untuk siswa lulusan IPA yang sedikit peminat tapi memiliki peluang kerja yang besar:

1. Geofisika

Jurusan ini mempelajari fenomena fisika di dalam dan di sekitar Bumi, seperti gempa bumi dan medan magnet. Lulusan geofisika dapat bekerja dalam eksplorasi energi, penelitian bencana alam, dan industri geoteknik.

2. Meteorologi dan Klimatologi

Saat ini, konteks perubahan iklim semakin penting, lulusan meteorologi dan klimatologi dapat berkontribusi pada pemahaman dan mitigasi dampak perubahan iklim.

3. Teknik Geologi

Memadukan ilmu geologi dengan teknik, lulusan ini dapat terlibat dalam penelitian eksplorasi mineral, konstruksi bendungan, dan mitigasi bencana geologi.

4. Biokimia

Jurusan ini mengkaji interaksi antara biologi dan kimia pada tingkat molekuler. Lulusan biokimia dapat mengejar karir di bidang riset, pengembangan obat, dan industri pangan.

5. Mikrobiologi Lingkungan

Fokus pada studi mikroorganisme dalam konteks lingkungan. Lulusan mikrobiologi lingkungan dapat bekerja dalam pengelolaan limbah, keamanan pangan, dan konservasi lingkungan.

6. Oceanografi

Studi tentang samudera dan lautan, oceanografi mencakup berbagai aspek seperti kimia, fisika, dan biologi laut. Lulusan oceanografi dapat terlibat dalam penelitian, konservasi, dan eksplorasi sumber daya laut.

7. Fisika Medis

Fisika medis berkaitan dengan penerapan prinsip fisika dalam dunia kesehatan, terutama dalam perawatan pasien kanker dan penggunaan teknologi medis.

8. Astronomi

Meskipun mungkin tidak banyak peminat, astronomi tetap menjadi bidang yang menarik. Lulusan astronomi dapat berkarir di penelitian astronomi, observatorium, dan industri teknologi.

9. Kartografi dan Penginderaan Jarak Jauh

Jurusan ini akan mengajarkan mahasiswa mengenai pemetaan dengan indera jarak jauh. Mahasiswa juga akan melakukan pengelolaan sistem informasi spasial yang digunakan dalam kajian wilayah.

10. Ilmu Aktuaria

Ilmu aktuaria adalah disiplin ilmu yang menggunakan teori matematika, statistik, dan keuangan untuk menganalisis risiko dan ketidakpastian dalam berbagai situasi, terutama dalam konteks keuangan dan asuransi.