News - Jadwal resmi pelaksanaan SNPMB (Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru) 2024, yakni SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) sampai SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes) telah diumumkan BPPP Kemendikbud melalui Konferensi Pers, Jumat (8/12/2023).

SNPMB merupakan program yang dibuat oleh BPPP Kemdikbud untuk memfasilitasi proses masuknya calon mahasiswa baru (Camaba) ke perguruan tinggi negeri. Adapun jalurnya terdiri dari SNBP, UTBK SNBT, dan Seleksi Mandiri.

Berhubungan dengan itu, SNPMB 2024 jalur SNBP akan menilai siswa berdasarkan nilai rapor dan portofolio. Adapun jadwal dimulai dengan pengumuman kuota sekolah pada 28 Desember 2023 mendatang.

Sementara itu, pihak sekolah dapat menyanggah kuota itu dengan kurun waktu 28 Desember 2023-17 Januari 2024. Kemudian, jadwal pendaftaran SNBP dibuka mulai 14-26 Februari 2024.

Peserta yang lulus jalur ini tidak diperbolehkan mendaftar lagi melalui jalur lain. Dengan kata lain, mereka yang mendapatkan kuota dan diterima lewat undangan tersebut wajib mendaftar ulang dan mengikuti perkuliahan.

UTBK atau Ujian Tertulis Berbasis Komputer SNBT akan menilai calon mahasiswa melalui tes-tes tertentu. Ujian tersebut mencakup Tes Potensi Skolastik (TPS), Literasi dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, serta Penalaran Matematika.

Jadwal pendaftaran SNBT 2024 akan dibuka mulai 21 Maret-5 April 2024. Setelah berhasil mendaftar, peserta SNBT dapat mengikuti tahapan berikutnya berupa UTBK (dibagi dua gelombang).

Pelaksanaan UTBK gelombang 1 diadakan 30 April dan 2-7 Mei 2024, sementara UTBK Gelombang 2 14-20 Mei 2024. Pengumumannya akan dibagikan kepada calon mahasiswa pada 13 Juni 2024 mendatang.

Peserta yang sudah diterima lewat SNBT dan telah mendaftar ulang di perguruan tinggi penerima tak diperbolehkan mendaftar Seleksi Mandiri.

“Ini coba kita hindari karena menyebabkan kosongnya bangku di perguruan tinggi. Padahal, kalau kosong artinya semua rugi. Perguruan tingginya rugi, masyarakat yang tadinya bisa masuk mengisi bangku di perguruan tinggi jadi tertutup kesempatannya karena bangku yang kosong tadi,” ujar Nizam, Plt. Dirjen Diktiristek, dalam konferensi.

Terlepas dari itu, terdapat pula jalur Seleksi Mandiri yang agendanya diatur sesuai kebijakan masing-masing perguruan tinggi.