News - Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani, menyebut partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) telah sepakat mengusung Bobby Nasution maju di Pilgub Sumatra Utara (Sumut). Demokrat mengajukan dua kadernya sebagai bakal calon gubernur (cawagub) untuk mendampingi menantu Presiden Jokowi itu dalam ajang lima tahunan tersebut.

Dua kader Demokrat itu, yakni M Lokot Nasution, Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, anggota DPR RI terpilih dan Ongku P Hasibuan yang pernah menjadi Bupati Tapanuli Selatan.

"Serta Teguh Santosa jurnalis senior yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI)," kata Kamhar dalam keterangannya kepada Tirto, Senin (24/6/2024).

Kamhar menyebut saat ini bursa cawagub pendamping Bobby masih dinamis. Ia mengatakan setiap partai mengikhtiarkan kadernya pada posisi tersebut, termasuk Partai Demokrat.

"Tentu saja diharapkan yang menjadi pendamping Mas Bobby yang bisa terbangun chemistry dan berkontribusi secara elektoral," ucap Kamhar.

Demokrat, kata Kamhar, berkomitmen untuk menyelaraskan koalisi yang telah terbangun utamanya pada pemilihan gubernur dengan mengikhtiarkan sebanyak mungkin yang linear di Koalisi Indonesia Maju.

"Terutama untuk daerah-daerah yang menjadi etalase dan barometer politik nasional seperti Sumatera Utara," tutur Kamhar.

Sebelumnya, Golkar sudah menyerahkan surat tugas kepada Bobby di DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (19/6/2024) dengan status Bobby sebagai kader Partai Gerindra. Airlangga mengatakan dirinya meminta kepada Wakil Ketua Umum bidang Pemenangan Pemilu, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, untuk menyerahkan surat dukungan Bobby maju di Pilkada Sumatra Utara.

"Pada kesempatan ini sudah dibahas Pak Bobby [Nasution] akan maju menjadi [Calon] Gubernur Sumatera Utara, dan telah mendapatkan dukungan dari beberapa partai, termasuk dari Partai Golkar. Untuk itu saya minta Pak Doli [Kurnia Tandjung] untuk menyerahkan dukungan dari Partai Golkar," kata Ketum Golkar Airlangga Hartarto.

Airlangga menegaskan keputusan mendukung Bobby maju sebagai Cagub Sumut sudah berlangsung lama, bahkan sebelum Pemilu 2024. Ia mengaku, dukungan kepada menantu Presiden Jokowi ini berasal dari masukan DPD Golkar Provinsi Sumatera Utara.

"Surat sudah diberikan sebetulnya sebelum Pemilu [2024], dan sesudah pemilu dirapatkan secara nasional dan terakhir tentu dari Provinsi Sumatera Utara sudah menyampaikan dukungan kepada Pak Bobby. Jadi dengan dukungan bulat ini sudah memilih Mas Bobby untuk maju dari Partai Golkar," kata Airlangga.