News - Daftar pemain di skuad Austria EURO 2024 bermaterikan 26 pemain pilihan pelatih berpengalaman, Ralf Rangnick. Tugas tidak mudah akan dihadapi tim berjuluk Das Team tersebut karena berada di Grup D bersama Prancis, Belanda, dan Polandia.

Edisi Jerman 2024 ini menjadi partisipasi keempat Austria di sejarah EURO. Pengalaman pertama mereka dapatkan saat menjadi tuan rumah bersama Swiss pada 2008. Sejak regulasi penambahan jumlah peserta dari 16 tim menjadi 24 tim pada 2016, Austria selalu meraih tiket putaran final, yakni EURO 2016, 2020, dan 2024.

Sayangnya, sebagai negara yang memang tidak memiliki kekuatan terbaik di sepak bola Eropa, Austria sulit berprestasi di Piala Eropa. Capaian terbaiknya adalah terhenti di babak 16 besar EURO 2020 ketika dikalahkan Italia melalui babak extra time. Sementara itu, di EURO 2008 dan 2016, Austria gugur di babak grup.

Skuad Timnas Austria di EURO 2024 Pilihan Rangnick Tidak Ada Alaba

Rangnick membawa daftar pemain Austria terbaiknya kali ini dengan harapan bisa melewati catatan bagus tiga tahun lalu. Anggota tim dengan pengalaman segudang masih dipanggil ke skuad.

Di posisi kiper masih ada nama Heinz Lindner, kiper berusia 33 tahun yang telah mengemas 37 caps bersama tim nasional. Lindner akan ditemani oleh dua kiper lainnya, yakni Patrick Pentz (27 tahun, 6 caps) dan Niklas Hedl (23 tahun, 1 cap).

Namun, di posisi penjaga gawang, Austria sebenarnya kehilangan sosok Alexander Schlager (28 tahun, 15 caps). Kiper milik RB Salzburg itu mengalami cedera pada awal Mei 2024 dan harus menjalani operasi. Padahal, Schlager sangat diandalkan di babak kualifikasi dengan bermain enam kali. Sementara itu, sisa dua laga lain saat Schlager absen, gawang Austria dikawal oleh Lindner.

Di lini belakang, Rangnick memanggil delapan pemain yang cukup berpengalaman di Piala Eropa nanti. Salah satunya Stefan Posch yang menjadi penampil terbanyak dibanding bek lain dengan catatan 32 caps meski masih berusia 27 tahun. Ada juga Maximilian Wöber dengan 25 caps (26 tahun).

Keduanya akan ditemani enam bek lain. Dua di antaranya merupakan pemain kawakan, yakni Gernot Trauner (32 tahun, 11 caps) dan Phillipp Mwene (30 tahun, 12 caps). Empat nama lainnya adalah Kevin Danso (25 tahun, 20 caps), Philipp Lienhart (27 tahun, 21 caps), Flavius Daniliuc (23 tahun, 3 caps), dan Leopold Querfeld (20 tahun, 2 caps).

Di posisi gelandang, total ada sembilan pemain yang siap diandalkan Rangnick. Pemain senior seperti Marcel Sabitzer (30 tahun, 78 caps), Florian Grillitsch (28 tahun, 43 caps), Christoph Baumgartner (24 tahun, 38 caps), Konrad Laimer (27 tahun, 36 caps), dan Florian Kainz (31 tahun, 28 caps), akan menjadi pilihan jenderal lapangan tengah.

Empat nama lain tentu tidak bisa disepelekan, terutama Nicolas Seiwald. Meski masih berusia 23 tahun, Seiwald telah mengemas 24 caps dan menjadi andalan Rangnick karena selalu menjadi starter di babak kualifikasi. Tiga nama lainnya adalah Romano Schmid (24 tahun, 11 caps), Alexander Prass (23 tahun, 5 caps), dan Matthias Seidl (23 tahun, 4 caps).

Sisa jatah enam pemain dalam daftar skuad Austria merupakan penyerang. Nama Marko Arnautović (35 tahun, 112 caps, 36 gol) masih masuk dalam skuad. Penggawa Inter Milan tersebut akan sangat diharapkan peranannya di turnamen terakhir yang mungkin akan dimainkan olehnya.

Selain Arnautović, ada Michael Gregoritsch (30 tahun, 55 caps, 15 gol) yang bisa menjadi andalan. Begitu pula dengan Andreas Weimann, penyerang penuh pengalaman yang dibesarkan oleh Aston Villa. Di usianya yang ke-32 tahun, ia telah bermain 24 kali bagi Austria dengan koleksi dua gol.

Tiga penyerang lain tentu bisa menjadi andalan lain bagi Rangnick. Mereka adalah Patrick Wimmer (23 tahun, 12 caps, 1 gol), Maximilian Entrup (26 tahun, 3 caps, 1 gol), dan Marco Grüll (25 tahun, 5 caps).

Dari nama-nama tersebut sebenarnya sudah bisa disinyalir siapa saja yang akan diandalkan Rangnick. Acuannya adalah mereka yang selalu menjadi tumpuan selama babak kualifikasi. Seiwald, misalnya, selalu bermain sejak awal dari delapan laga kualifikasi dan secara statistik menorehkan catatan 720 menit bermain alias tidak tergantikan sama sekali.

Menariknya, hanya Seiwald yang selalu bermain di delapan laga Austria di kualifikasi. Catatan Seiwald hanya bisa didekati oleh Baumgartner (7 main, 6 starter, 530 menit), Wöber (7 main, 5 starter, 392 menit), Wimmer (7 main, 5 starter, 386 menit), dan Sabitzer (7 main, 3 starter, 371 menit).

Sayangnya, kekuatan Austria kemungkinan bakal tereduksi karena kehilangan tiga sosok penting di turnamen ini. Selain kiper Alexander Schlager, dua nama lain yang absen karena cedera adalah David Alaba dan Xavier Schlager.

Ketiganya merupakan komponen penting Austria selama ini, tidak hanya di babak kualifikasi. Khusus Alaba, ia dipastikan akan tetap menjadi bagian tim di EURO 2024 meski bukan sebagai pemain atau dengan status 'non-playing captain', sebagaimana dikutip dari laman resmi Asosiasi Sepak Bola Austria (OEFB).

Bagaimanapun, skuad Austria bertekad main bagus di turnamen EURO 2024 ini dan melaju sejauh mungkin. Fakta bahwa turnamen digelar di Jerman juga menjadi keuntungan bagi Austria karena dua negara tersebut bertetangga dan tidak memiliki banyak perbedaan. Bahkan 12 dari 26 pemain di skuad Austria saat ini bermain di Liga Jerman.

"Ini layaknya kami juga menjadi tuan rumah EURO. Saya sudah berada di Jerman selama 12 tahun hingga saat ini, sangat hafal dengan jalan, hotel, dan tentunya memberikan kemudahan bagi kami. Mudah juga bagi keluarga, teman, dan fans untuk datang ke Jerman. Saya pikir orang Austria juga senang Jerman menjadi tuan rumah," kata Gregoritsch, penyerang Freiburg, di OEFB.