News - Pengusaha yang kerap dijuluki Crazy Rich Grobogan, Joko Suranto, mengambil formulir pendaftaran bakal calon gubernur untuk Pilgub Jawa Tengah di kantor PSI Jateng, Kamis (13/6/2024) sore.

PSI Jateng yang hanya memiliki dua kursi di legislatif tidak bisa mengusung paslon sendiri. Partai ini membutuhkan sokongan koalisi dengan partai lain dengan akumulasi 24 kursi sesuai PKPU.

Ketua DPW PSI Jateng, Antonius Yoga Prabowo, mengatakan tahapan penjaringan cagub di partainya masih panjang. Joko Suranto merupakan orang pertama yang mengambil formulir pendaftaran.

Setelah ini, kata dia, masih ada tahapan pengembalian formulir hingga pemberian rekomendasi. Jika Joko Suranto serius mendaftar, PSI Jateng akan memberikan pekerjaan rumah (PR) berupa mencari partai yang siap berkoalisi mengusungnya.

"Setelah itu ada surat tugas yang akan kami turunkan ke kandidat, dan khususnya Pak Joko nanti untuk menghimpun koalisi partai-partai mana saja yang akan mendukung beliau," ujar Antonius Yoga.

"Karena kita tahu kalau di level (pemilihan) gubernur, (membutuhkan sedikitnya) 24 kursi (untuk bisa mengusung paslon) sesuai persyaratan di PKPU, dan ini tugas dari beliau (Joko Suranto)," imbuhnya.

Crazy Rich Grobogan Maju Pilgub Jateng

Crazy rich asal Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Joko Suranto mengambil formulir penjaringan calon gubernur di kantor PSI Jateng. (FOTO/Baihaqi Annizar)

Sementara itu, Crazy Rich Grobogan Joko Suranto, menyadari perlunya mencari tambahan partai agar ia bisa maju Pilgub Jateng.

Dia menyebut telah memulai silaturahim ke beberapa partai. Menurutnya, sementara ini terdapat dua partai lain yang berpotensi mendukung dirinya. Namun, Joko Suranto belum bersedia menyebut partai apa yang dimaksud.

"Alhamdulillah sudah ada dua partai lain yang ada komunikasi baik," tuturnya.

Setelah ini Joko Suranto akan melengkapi persyaratan untuk selanjutnya mengembalikan formulir pendaftaran di PSI Jateng. Baru setelah itu kembali gerilya mencari koalisi.

Dalam kesempatan itu, Joko Suranto tidak mengatakan secara jelas alasan memilih PSI sebagai tunggangan politiknya.

"PSI warnanya merah, itu adalah bagian dari semangat kita untuk membuat yang lebih baik di Jawa Tengah," jawabnya. Padahal partai yang berwarna merah tidak hanya PSI.

Sebagai informasi, dalam bursa Pilkada Jateng terdapat sejumlah nama tokoh yang muncul.

Di antaranya Kepala LKPP Hendrar Prihadi, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Bambang Wuryanto, Ketua DPD Partai Gerindra Sudaryono, Bupati Kendal Dico Ganinduto, mantan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, Kapolda Jateng Irjen Pol. Ahmad Luthfi.