News - Cara redeem kode pelatihan Prakerja dan waktunya perlu diperhatikan oleh para peserta Kartu Prakerja 2024. Redeem kode atau penukaran kode adalah proses yang dilakukan oleh para peserta untuk dapat mengakses pelatihan yang akan diikuti.

Program Prakerja adalah program pemerintah Indonesia untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing angkatan kerja melalui pelatihan dan pendidikan.

Pemerintah dalam program ini akan memberikan beasiswa pelatihan kepada masyarakat untuk meningkatkan kompetensi kerja dan kewirausahaan.

Masyarakat yang dinyatakan lolos seleksi program Kartu Prakerja nantinya akan diberikan saldo berupa uang elektronik sebesar Rp3,5 juta.

Saldo tersebut merupakan modal untuk membeli kelas pelatihan yang sesuai dengan minat peserta. Pemerintah secara khusus menjalin kerjasama dengan sejumlah lembaga pelatihan dari berbagai sektor lapangan kerja.

Peserta wajib membelikan saldo yang diterima untuk membeli minimal satu pelatihan dalam kurun waktu 15 hari setelah status sebagai penerima ditetapkan.

Jika dalam jangka waktu tersebut peserta tidak menggunakan saldo untuk membeli dan mengikuti pelatihan, status penerima akan dicabut dan tidak diperbolehkan mengikuti seleksi gelombang berikutnya.

Peserta yang telah menyelesaikan pelatihan pertama mereka akan mendapatkan sertifikat dan insentif berupa uang tunai. Insentif peserta dibagi menjadi dua jenis yaitu insentif biaya mencari kerja dan pengisian survei.

Insentif biaya mencari kerja diberikan sebanyak satu kali dengan nominal Rp600 ribu. Sementara itu, insentif pengisian survei diberikan sebesar Rp50 ribu, dengan pengisian survei paling banyak dua kali.

Syarat Daftar Prakerja 2024

Untuk mendaftar program Kartu Prakerja 2024, calon peserta perlu mempersiapkan sejumlah persyaratan, meliputi:

  • WNI berusia paling rendah 18 tahun dan paling tinggi 64 tahun.
  • Tidak sedang menempuh pendidikan formal.
  • Sedang mencari kerja, pekerja/buruh yang terkena PHK, atau pekerja/buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja, seperti pekerja/buruh yang dirumahkan dan pekerja bukan penerima upah, termasuk pelaku usaha mikro & kecil.
  • Bukan Pejabat Negara, Pimpinan dan Anggota DPRD, Aparatur Sipil Negara, Prajurit TNI, Anggota Polri, Kepala Desa dan perangkat desa dan Direksi/Komisaris/Dewan Pengawas pada BUMN atau BUMD
  • Maksimal 2 NIK dalam 1 KK yang menjadi Penerima Kartu Prakerja.