News - Aki mobil atau juga dikenal sebagai baterai merupakan komponen penting yang menyuplai energi listrik untuk menjalankan berbagai sistem dalam kendaraan.

Dengan demikian, aki mobil yang tidak berfungsi baik akan berpengaruh pada berbagai komponen kendaraan seperti starter, lampu, sistem audio dan lainnya.

Selain itu, aki yang tidak dirawat dengan baik dapat menyebabkan mesin mobil sulit dihidupkan atau bahkan tidak bisa dihidupkan. Masalah seperti ini dapat terjadi karena aki mobil soak atau aki lemah.

Dikarenakan fungsi aki mobil sangat penting dalam menjalankan berbagai komponen kendaraan, maka perlu dilakukan perawatan yang baik agar aki mobil tidak soak atau rusak. Terkait hal tersebut, artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai beberapa cara merawat aki mobil.

Fungsi Aki Mobil

Sebelum mengetahui cara merawat aki mobil biar awet, penting untuk memahami tentang fungsi aki mobil.

Pemahaman mengenai fungsi aki mobil secara tepat dapat membantu Anda untuk merawat aki mobil dengan baik, termasuk menghindari hal-hal berisiko merusak aki. Dilansir dari situs MACH1 Services dan CAA Magazine, berikut ini beberapa fungsi aki.

1. Aki diperlukan untuk menyalakan mobil

Aki menyediakan daya untuk memutar motor starter saat menghidupkan mesin mobil. Pada dasarnya, aki merupakan cadangan daya yang memasok energi ke motor starter kendaraan yang menghidupkan mesin setiap kali tombol starter ditekan. Selain itu, aki juga menyuplai listrik ke sistem pengapian mobil.

2. Menyuplai listrik ke seluruh komponen di mobil

Aki bekerja sama dengan perangkat dalam sistem kelistrikan yang disebut alternator. Dalam hal ini, aki bekerja untuk menyuplai listrik ke berbagai komponen mobil yang membutuhkan seperti, lampu, AC, radio, dan masih banyak lagi.

3. Mengatur tegangan daya

Telah umum diketahui bahwa lonjakan daya dapat merusak elektronik di kendaraan. Dalam hal ini, aki mobil dapat membantu mengatur daya yang masuk ke sistem kelistrikan dan alternator memiliki pengatur tegangan yang mengubah arus listrik menjadi jenis arus yang tidak akan merusak elektronik mobil.

Tujuan dari regulator ini adalah untuk mempertahankan jumlah tegangan setinggi mungkin di sirkuit secara konsisten. Regulator ini dapat memberi sinyal kepada alternator untuk menghasilkan lebih banyak atau lebih sedikit daya sesuai dengan kebutuhan kendaraan.

6 Cara Merawat Aki Mobil

Cara merawat aki mobil dapat dilakukan dengan rutin memanaskan mobil hingga mengecek kondisi aki secara berkala. Dikutip dari situs Auto 2000 dan Battery World, berikut ini 5 cara merawat aki mobil.

1. Hindari menggunakan mobil hanya untuk perjalanan jarak pendek

Mengemudi jarak pendek membuat alternator tidak memiliki waktu untuk mengganti daya yang digunakan ketika menghidupkan mobil.

Dalam hal ini, jumlah daya yang digunakan untuk menghidupkan mobil lebih besar daripada jumlah daya yang bisa diisi ulang oleh alternator selama perjalanan tersebut. Akibatnya, baterai akan terus menerus kehilangan daya karena tidak mendapatkan pengisian ulang yang cukup.

Bila mobil hanya digunakan untuk berkendara selama 5-10 menit, kemungkinan besar aki mobil dapat kekurangan daya. Usahakan untuk berkendara dalam perjalanan jauh setidaknya satu atau dua jam setiap beberapa minggu sekali. Perjalanan yang lebih lama memungkinkan alternator untuk mengisi daya baterai.

2. Rutin memanaskan mobil

Cara merawat aki mobil yang jarang dipakai adalah dengan rutin memanaskan mobil. Usahakan untuk memanaskan mobil minimal dua kali dalam seminggu.

Meski terlihat sepele, memanaskan mobil dapat membantu menjaga performa aki agar dapat bekerja dengan optimal. Selain itu, memanaskan mobil juga dapat membuat arus tegangan aki tetap bergerak memasok daya pada berbagai komponen mobil.

3. Jangan menggunakan listrik saat mesin mati

Saat mesin mobil mati, jangan tetap menggunakan listrik. Menjalankan AC, radio, atau pengisi daya telepon saat mesin mati akan terus menggunakan daya baterai. Kebiasaan menggunakan listrik ketika mesin mati dapat membuat aki mobil kering sehingga menjadi tidak berfungsi.

4. Bersihkan dan periksa aki secara berkala

Buka kap mesin dan periksa kondisi baterai secara berkala. Pastikan tidak ada kotoran, lumpur, atau debu yang menempel pada baterai. Bila ada, bersihkan kotoran ini dengan kain lap kering atau sikat gigi.

Selain itu, bersihkan terminal logam logam yang terhubung dengan penjepit agar tidak terjadi korosi. Korosi atau kotoran dapat menghambat pengisian daya dan kinerja aki.

5. Hindari terpapar suhu ekstrem

Suhu yang ekstrem, sangat panas atau dingin, termasuk fluktuasi diantara keduanya dapat memengaruhi kinerja dan umur aki mobil. Suhu panas ekstrem dapat menyebabkan cairan aki cepat menguap, sementara suhu dingin dapat membuat reaksi kimia baterai menjadi lambat. Oleh karena itu saat membawa mobil keluar, parkirkan mobil di tempat yang teduh.

6. Lakukan servis secara rutin

Menyervis mobil secara rutin dapat membantu seluruh bagian mobil bekerja dengan baik dan mendeteksi potensi masalah sejak dini. Dalam hal ini, menyervis kendaraan secara rutin juga dapat menghindari potensi kerusakan pada aki mobil.