News - Kelancaran berkendara menjadi dambaan setiap orang di setiap perjalanan. Namun, kadangkala beberapa hal dapat mengganggu kelancaran berkendara, seperti lalai mengecek komponen pada kendaraan sehingga terjadi mogok atau mesin mati di jalan.

Auto 2000 melansir, mobil mogok karena mesin mati berkaitan erat dengan perawatan rutinnya.

Ada dua hal umum yang menyebabkan mobil mogok, yaitu sistem kelistrikan seperti komponen busi, aki, koil, dan lain-lain, kemudian terganggunya sistem bahan bakar seperti selang bensin, karburator, pompa bensin, dan lainnya.

Hal pertama yang perlu dilakukan saat mobil mogok di jalan adalah segera dorong mobil ke pinggir atau bahu jalan agar tidak mengganggu lalu lintas dan lebih aman bagi penumpang.

Nyalakan lampu hazard atau penerangan lainnya untuk memberikan sinyal bahwa mobil sedang mengalami masalah sehingga pengendara lainnya akan berhati-hati saat melintas.

Selanjutnya, segera cek lampu indikator, Laman ACA menyebut, lampu indikator pada layar pengemudi dapat memberitahukan dengan mudah penyebab mobil mogok.

Jika lampu indikator menunjukkan mobil mengalami overheat, tunggulah sejenak hingga suhu mobil turun, cek radiator, dan masukkan coolant agent atau air galon steril ke dalamnya.

Jika mobil kehabisan oli, segera cari oli mobil dan isikan ke tangki oli, sedangkan jika kehabisan bahan bakar bensin, segera isi kembali tangki bensin. Namun, kekurangan bahan bakar bisa menyebabkan pembakaran tidak sempurna, yang akhirnya membuat mobil tidak segera menyala meski coba dinyalakan berkali-kali.

Klep yang kotor juga bisa menyebabkan mobil mogok, karena kotoran menyumbat aliran bahan bakar menuju karburator. Jika hal ini terjadi, hubungi pihak bengkel langganan untuk memperbaikinya di tempat.

Selain karburator dan bahan bakar, beberapa komponen lainnya juga dapat menjadi penyebab mobil mogok, seperti switcher starter, aki, dan sistem kelistrikan ke bagian terminal, laman Gojek melansir.

Switcher starter sering disepelekan dan dianggap tidak bisa rusak, padahal komponen ini dapat aus atau renggang, sehingga tidak terhubung dengan arus kelistrikannya.

Aki mengering, atau kabel penyambung rusak juga menyebabkan mobil tidak dapat dinyalakan.

Pada mobil yang sudah cukup tua, yaitu lebih dari lima tahun, arus listrik ke bagian koil mengalami penurunan drastis dan berakibat pada proses pembakaran tidak sempurna sehingga pemanatik api sulit memperoleh aliran listrik.

Menghubungi jasa derek juga dapat menjadi alternatif lainnya, jika pengemudi sendirian dan tidak suka ribet, terutama jika mobil mogok terjadi di jalan tol.

Untuk mencegah mogok mobil terjadi, laman Daihatsu memberikan tips pencegahan, sebagai berikut.

1. Rajin Service Mobil

Perawatan rutin mobil penting agar performanya tetap terjaga. Waktu ideal untuk mengecek mobil ke bengkel adalah dua bulan sekali atau sesuai arahan teknisi.

Selain itu rutin, mengganti oli mesin dan tune-up untuk mengecek kondisi mobil seluruhnya.

2. Cek Ketersediaan Bahan bakar dan Panaskan Mesin

Sebelum berkendara, selalu cek bahan bakar apakah aman dan cukup untuk melakukan perjalanan. Selain itu, panaskan mesin mobil sebelum berkendara agar mesin bekerja optimal saat digunakan.

3. Selalu Sedia Nomor Bengkel Langganan

Menyimpan nomor bengkel langganan akan sangat berguna di kemudian hari saat memerlukan perawatan atau perbaikan sewaktu-waktu, baik di rumah atau di sekitar area bengkel berada.