News - White cast sering kali menjadi salah satu masalah yang mengganggu penampilan makeup. Pengguna makeup melakukan berbagai macam cara menghilangkan white cast. Lantas, apa itu white cast? Apa pula penyebab white cast?

Sebelum menggunakan makeup, dianjurkan untuk menggunakan sejumlah perawatan kulit yang berfungsi mempersiapkan kulit wajah menerima produk makeup.

Produk perawatan kulit wajah tersebut terdiri dari sejumlah jenis mulai dari pelembap atau moisturizer, lapisan awal atau primer, hingga krim tabir surya alias sunscreen.

Meski terbilang penting, produk perawatan kulit tersebut harus dipilih dengan cukup hati-hati, sebab bila tidak cocok dengan kulit, pengguna bisa saja mengalami white cast, yang nantinya akan membuat tampilan makeup tidak maksimal.

Apa Itu White Cast?

White cast adalah istilah yang digunakan untuk merujuk residu yang tampak putih atau pucat cenderung abu-abu pada kulit. White cast biasanya terjadi setelah penggunaan sunscreen atau tabir surya.

Tabir surya memang menyerupai pelembab dalam hal konsistensi, tetapi diformulasikan khusus dengan bahan kimia yang menangkis sinar UV matahari dan berada di atas kulit, memberikan penghalang fisik terhadap kerusakan akibat sinar matahari.

Sugar Beauty Blog menulis, bahan kimia pelindung sinar matahari tersebut berupa titanium dioksida dan seng oksida, yang lebih sulit diserap ke dalam kulit, maka muncullah white cast.

Meskipun white cast bisa jadi sulit untuk diatasi, ini merupakan indikasi bahwa tabir surya yang digunakan berfungsi sebagaimana mestinya.

Penyebab White Cast

Salah satu cara yang bisa dilakukan oleh pengguna makeup supaya tidak terkena white cast adalah dengan cara menghindari penyebabnya. Berikut ini adalah sejumlah hal yang bisa menjadi penyebab white cast.

1. Teknik Penggunaan

Menggunakan produk secara berlebihan khususnya sunscreen adalah penyebab utama munculnya white cast. Dianjurkan untuk menggunakan produk secukupnya saja, sehingga tidak meninggalkan residu. Selain itu, pastikan produk digunakan secara merata, sebab bila tidak merata dan menggumpal akan meningkatkan timbulnya white cast.

2. Tidak Sesuai dengan Jenis Kulit

Jenis kulit tertentu terkadang tidak sesuai menggunakan produk dengan formula tertentu. Oleh karena itu, penting untuk memahami apa yang diperlukan oleh kulit. Sebagai catatan, white cast lebih cenderung lebih terlihat pada pemilik kulit gelap.

3. Interaksi dengan Produk Lain

Produk sunscreen acap digunakan bersamaan dengan produk perawatan kulit atau makeup lainnya. Beberapa formula produk yang berbeda terkadang tidak bisa saling berinteraksi karena hasilnya bisa menyebabkan white cast.

Cara Menghilangkan White Cast

Ada sejumlah langkah yang bisa dicoba untuk menghilangkan white cast saat menggunakan krim tabir surya, antara lain:

1. Melembabkan Kulit Sebelum Pengaplikasian

Menggunakan pelembab sebelum mengaplikasikan tabir surya sangat penting bagi semua jenis kulit terutama bagi mereka yang memiliki kandungan melanin yang lebih tinggi di kulitnya (kulit lebih gelap).

Soleo Organics mengingatkan bahwa beberapa tabir surya tidak dibuat untuk melembapkan, yang bisa lebih sulit untuk diaplikasikannya dengan mudah dan merata.

Jadi, melembabkan kulit sebelum mengoleskan tabir surya akan membantu tabir surya teraplikasi dengan merata, yang akhirnya membantu menghindari noda putih.

2. Aplikasikan dengan Cara Menepuk

Cobalah untuk menepuk-nepuk tabir surya ke kulit alih-alih menggosoknya. Walaupun secara natural, pengguna tabir surya akan menggunakan dengan cara mengoleskan kepada kulit dan menggosoknya hingga hilang.

Namun, menggosok sebenarnya dapat menyebabkan pengaplikasian yang tidak merata, dan sering kali menyebabkan goresan dan bercak putih yang mencolok alias white cast. Beberapa orang menyarankan untuk menggunakan kuas makeup, puff atau spons untuk mengaplikasikan tabir surya.

3. Gunakan Secukupnya

Menggunakan tabir surya terlalu sedikit dapat meningkatkan risiko kulit terbakar dan masalah kulit lainnya yang berhubungan dengan sinar matahari. Namun, menggunakan tabir surya yang terlalu banyak juga dapat menyebabkan munculnya white cast.

Untuk mendapatkan keseimbangan yang sempurna, oleskan tabir surya dalam bentuk titik-titik dan olesan untuk membentuk lapisan, alih-alih mengoleskannya dengan menggunakan dua jari.

4. Pilih Tabir Surya yang Menggunakan Zinc Oxide

Jika tidak dapat menemukan tabir surya yang secara khusus dibuat untuk menghindari white cast, pilihlah tabir surya yang menggunakan zinc oxide, bukan titanium dioxide.

Tabir surya zinc oxide lebih mungkin untuk menghindari white cast pada kulit dibandingkan dengan titanium dioksida, yang memantulkan lebih banyak cahaya tampak dan dapat lebih terlihat pada kulit.

5. Tunggu hingga Menyerap

Tabir surya mineral membutuhkan waktu beberapa menit untuk menyerap sepenuhnya ke dalam kulit. Untuk menghindari white cast, pastikan menunggu dalam waktu yang cukup setelah mengoleskan tabir surya sebelum merias wajah atau beraktivitas di bawah sinar matahari. Hal ini memungkinkan produk untuk menyerap sepenuhnya dan mengurangi noda putih.

6. Panaskan di Tangan

Terkadang tabir surya bisa lebih berat dan memiliki kandungan minyak yang lebih tinggi. Untuk tabir surya seperti ini, sering kali merupakan ide yang baik untuk menggosokkannya di tangan terlebih dahulu sebelum mengaplikasikannya. Langkah ini akan memanaskan minyak di tangan dan membuatnya lebih halus dan lebih mudah untuk dioleskan.

7. Pilih Tabir Surya untuk Warna Kulit yang Berbeda

Warna kulit setiap orang berbeda, dan tabir surya biasa mungkin masih meninggalkan sedikit warna putih pada beberapa orang. WebMD menyarankan pilihan lainnya, yaitu menggunakan tabir surya berwarna atau sering juga disebut tinted sunscreen.

Saat ini sejumlah merek perawatan kulit memproduksi tinted sunscreen dengan beragam pilihan warna kulit.