News - Thermostat merupakan salah satu komponen utama sistem pendingin pada mesin mobil. Fungsi utama thermostat adalah untuk mengatur sirkulasi pendingin agar mencegah mesin tidak terlalu panas. Berikut ini cara merawat thermostat pada mobil.

Komponen thermostat berada di saluran air block silinder dan ruang pembakaran. Sederhananya, peran thermostat adalah untuk mendeteksi suhu air yang bersirkulasi dari mesin ke radiator.

DilansirWuling Indonesia, kinerja mesin yang optimal berada pada suhu ideal mesin yaitu pada kisaran 80-92 derajat celcius. Thermostat berfungsi untuk menyeimbangkan suhu ideal mesin sehingga durabilitasnya terjaga.

Tugas dan Cara Kerja Thermostat

Untuk melakukan tugasnya, thermostat terhubung dengan komponen sistem pendingin lainnya. Thermostat berperan sebagai katup by pass yang berfungsi untuk membuka-tutup saluran pendingin dari radiator ke mesin. Kondisi katup tersebut akan mempengaruhi sirkulasi air dan suhu pada mesin.

Katup suhu ini akan terbuka saat cairan pendingin yang lewat memiliki suhu cukup tinggi, yaitu pada kisaran 85 – 90 derajat.

Cairan pendingin kemudian akan menuju heater core tempat proses pembuangan panas. Jika cairan tersebut memiliki suhu yang tidak terlalu panas, katup akan tertutup. Dengan demikian, aliran air tidak akan bersirkulasi di radiator.

Cara kerja radiator berawal dari pemompaan cairan pendingin menuju mesin, kemudian air akan mengalir menuju perputaran air pada mesin. Di sini, cairan pendingin akan menyerap panas dan melanjutkan sirkulasi dengan keluar dari selang menuju bagian atas radiator.

Pada radiator bagian atas, terjadi pengurangan suhu karena pembuangan suhu udara panas. Udara panas tersebut akan keluar melalui kisi radiator, yang dibantu oleh kipas pendingin, demikian dilansir laman resmi Daihatsu.